Banyak kasus penurunan kesehatan seseorang diawali dengan sebuah kejatuhan. Entah itu terjatuh di kamar mandi, ataupun terjatuh ketika sedang berjalan-jalan bersama keluarga. Dari kejadian jatuh ini, kesehatan tubuh pun ikut-ikutan menurun, karena secara otomatis aktivitas fisik pun semakin terbatas. Apalagi jika kejadian jatuh ini menyebabkan patahnya tulang kaki. Proses penyembuhan pastinya memakan waktu yang tidak singkat. Mungkin kejadian ini pernah terjadi pada orang tua, saudara bahkan Anda sendiri. Tidak dipungkiri, semakin bertambahnya usia dapat menyebabkan penurunan kekuatan seseorang, terutama dalam menopang berat badan kita.

vitamin-d

Fakta Yang Menakutkan
Kurang lebih sebanyak 30% dari orang-orang berusia 65 tahun lebih yang tinggal di sekitar kita mengalami satu kali jatuh tiap tahunnya. Angka ini meningkat menjadi 50% dari mereka yang tinggal dan dirawat di panti-panti atau penampungan-penampungan. Lebih parahnya lagi, 90% dari jatuh terkait juga dengan kasus patah pada pinggul. Tiap tahun, sekitar 5% dari keseluruhan populasi usia lanjut di dunia menderita patah tulang karena jatuh. Menakutkan bukan?

Banyak faktor yang menyebabkan kasus jatuh pada orang tua, antara lain seperti gangguan pada penglihatan, gangguan pada saraf, keterbatasan kemampuan organ tubuh tertentu untuk bergerak dan juga efek dari obat-obatan. Tetapi, sekelompok ilmuwan Inggris di Queen’s Medical Centre Nottingham menemukan bahwa penyebab utama kasus jatuh ialah melemahnya kemampuan kekuatan otot.

Otot & Vitamin D
Salah satu penyebab semakin melemahnya kekuatan otot adalah kurangnya asupan vitamin D. Mereka yang berusia senja ternyata cenderung mengalami kekurangan vitamin D. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor seperti: makanan sehari-hari yang memang rendah akan vitamin D, kurangnya hamparan sinar matahari, berkurangnya ketebalan kulit; dan menurunnya kemampuan tubuh menyerap zat-zat gizi dalam tubuh.

Kulit memang sangat berperan penting dalam sintesa vitamin D. Dengan bertambahnya usia, maka kemampuan kulit untuk mensintesa senyawa provitamin D yang berfungsi untuk mengatur asupan mineral pada tulang dan gigi yaitu calcidiol (25-hydroxycholecalciferol) akan menurun.

Suatu penelitian di Denmark membuktikan bahwa defisiensi vitamin D dapat secara dominan mempengaruhi kelompok otot penahan beban tubuh di bagian kaki. Kelompok otot ini berperan dalam menjaga keseimbangan postural tubuh saat berdiri dan berjalan.

Efektivitas & Dosis
Sebuat penelitian dilakukan di Jerman untuk mengetahui efektivitas vitamin D dalam mencegah jatuh. Dibuktikan melalui suatu uji klinis terhadap 148 wanita berusia lanjut, di mana setelah mereka tiap hari diberi suplemen vitamin D yang dikombinasi dengan kalsium, mereka pun mengalami frekuensi jatuh sebanyak 47% lebih sedikit selama satu tahun. Ini merupakan hasil yang cukup fantastis!

Tiga bulan kemudian, frekuensi kasus jatuh berkurang hingga 50% dan kemampuan gerak para subyek pun terlihat ada peningkatan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kalsium saja tidaklah cukup. Kombinasi vitamin D dan kalsiumlah yang paling efektif.

Sintesis vitamin D di kulit dipengaruhi oleh sinar ultraviolet matahari, dan asupan vitamin D haruslah selalu cukup diperoleh dari makanan sehari-hari. Susu, sereal, yoghurt, ikan, jamur dan telur merupakan bahan-bahan makanan yang dapat Anda jadikan pilihan sebagai sumber vitamin D Anda dan keluarga. Jika Anda rutin mengonsumsi susu kalsium, pastikan susu kalsium Anda juga tinggi akan vitamin D.

Jatuh memang menyakitkan, baik di fisik juga di mental. Tetapi, selama kita ada pegangan dan semangat untuk bangkit, segalanya akan baik-baik saja.