“If your plan is for one year plant rice. If your plan is for ten years plant trees. If your plan is for one hundred years educate children. ”

(Confucius)

Kalau boleh mengambil makna dari kutipan di atas, green education merupakan salah satu cara untuk pemeliharaan lingkungan dalam jangka panjang. Dengan memberikan pendidikan hijau kepada generasi yang lebih muda, berarti menciptakan peluang akan munculnya pejuang-pejuang lingkungan yang baru dan lebih hebat lagi. Hari ini, para Grand Finalist HiLo Green Leader mempraktekkan hal itu. Mereka berkunjung ke sekolah Tunas Daud di Bali untuk mengajar anak-anak cara memelihara lingkungan dengan cara yang fun dan seru. Baik para Grand finalist maupun anak-anak tampak sangat gembira dalam menjalani aktivitas ini.

Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan ke EcoBali, sebuah institusi yang memiliki visi mencapai zero waste di Bali. Di sini, para Grand Finalist banyak belajar mengenai waste management. Dimulai dari mengenali teknologi biocomposter yang mengubah sampah organik menjadi pupuk, proses pemilahan jenis-jenis sampah, dan banyak hal lainnya. Bisa dibilang, waste management yang baik ini sangat bermanfaat karena selain mengurangi dampak perusakan lingkungan karena sampah dan limbah, waste management yang baik juga menghasilkan produk yang ada nilainya dari sampah yang tadinya tak terpakai.