Terima kasih atas partisipasimu!
Telah terkumpul 12565 Terumbu Karang

Terumbu karang yang terkumpul akan di tanam di Ujung Kulon pada tanggal 28 Juni 2016.
Nantikan Informasi lebih lanjut di website ini!

Coral Life

Lihat Progres penanaman Terumbu Karang

12565

Terumbu karang
ditanam

Menanam terumbu karang di Hari Konservasi Alam Internasional bersama HiLo

Hai HiLovers, Siapa disini yang suka diving? Pasti tahu dong salah satu tempat tinggal para ikan-ikan di laut? Yup! terumbu karang. #DoYouKnow Menurut data dari WWF Indonesia, terumbu karang merupakan rumah bagi 25% ikan-ikan di bawah laut, termasuk 3000 jenis ikan di laut. Tak hanya itu, ternyata terumbu karang juga bermanfaat bagi manusia, seperti sebagai sumber ekonomi dan pangan, pelindung garis pantai, hingga pesonanya menjadi daya tarik wisata bagi pelancong dalam negeri maupun luar negeri. Keren kan! Sayangnya, tau gak sih kalau lebih dari 2/3 terumbu karang di Indonesia berada dalam kondisi rusak dan terancam punah akibat sampah, pembangunan pemukiman, dan bom untuk menangkap ikan. Sedih yah..

Sebagai brand yang punya concern tinggi terhadap lingkungan , HiLo, mengajak partisipasi masyarakat untuk terlibat melakukan aksi nyata melalui program HiLo Green Action : Revive The Reef, berkolaborasi dengan WWF Indonesia. Program ini juga menggandeng artis cantik, Nadine Chandrawinata, sebagai Brand Ambassador Revive The Reef.

Bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Internasional, tanggal 28 Juli kemarin, HiLo melibatkan berbagai pihak mulai dari, teman-teman media, komunitas hijau seperti HiLo Green Community dan Sea Soldiers, dan bahkan konsumen, untuk ikut melakukan penanaman berbagai jenis terumbu karang di Perairan Pulau Badul, Taman Nasional Ujung Kulon.

Menariknya nih, terumbu karang yang ditanam di sana adalah hasil partisipasi konsumen HiLo yang sudah membeli produk HiLo dengan kemasan khusus Revive The Reef selama periode Januari – Mei 2016. Total terumbu karang yang terkumpul dari penyisihan penjualan tersebut mencapai 12.500 koloni. Luar Biasa! Kebayang dong dalam beberapa tahun ke depan, perairan Pulau Badul akan ditumbuhi berbagai terumbu karang yang pastinya bikin alam bawah lautnya makin cantik.

Oh iya, kita juga bisa lho merawat dan menjaga ekosistem yang ada di laut dengan cara-cara sederhana. Misalnya dengan tidak menginjak terumbu karang, tidak membuang sampah sembarangan, dan mengkonsumsi seafood secara bijak selain sehat juga pasti lebih enak.

Semoga program ini mampu menginspirasi kita semua untuk lebih peduli melestarikan bumi kita tercinta ya! Kalau bukan kita, siapa lagi?

Ikuti Perkembangannya

Apa itu HiLoGreenAction

Apa itu Terumbu Karang?

Terumbu karang merupakan rumah dari 25% total kehidupan bawah laut. Lebih dari 3000 jenis ikan tinggal di terumbu karang. Jika kita membayangkan sebuah kota, maka terumbu karang merupakan bangunan gedung-gedungnya dan ikan-ikan sebagai penduduknya.

Terumbu karang di Indonesia mencakup hampir 16% dari luas terumbu karang yang ada di dunia (seluas 7x Pulau Bali!), namun hanya 1/3 yang berada dalam kondisi baik. Sisanya rusak dan terancam oleh sampah, pembangunan pemukiman, sampai bom untuk menangkap ikan.

Mengapa Terumbu Karang?

Terumbu karang bukan sekedar menjadi rumah untuk ikan-ikan di laut. Manfaat terumbu karang juga banyak untuk manusia, yaitu:

Ekonomi Masyarakat

Ada sekitar 850 juta penduduk bermukin dalam jarak 100 km dari terumbu karang; banyak di antara mereka kemungkinan mengambil manfaat dari jasa lingkungan yang diberikan oleh terumbu karang. Lebih dari 275 juta penduduk tinggal dekat dengan terumbu karang (dalam jarak 30 km dari terumbu karang dan 10 km dari pantai) yang mata pencahariannya kemungkinan besar bergantung pada terumbu karang dan sumberdaya yang terkait.

Sumber Pangan

Terumbu karang yang sehat dan dikelola dengan baik di Samudra Hindia atau Pasifik dapat menghasilkan 5-15 ton ikan/km2/tahun dalam waktu yang tak terbatas.

Daya Tarik Wisata

Sedikitnya 94 negara/wilayah mendapat keuntungan dari industri pariwisata yang terkait dengan terumbu karang. Di tahun 2014 yang lalu, dilaporkan bahwa sektor pariwisata menyumbangkan 23 persen dari total pendapatan negara.

Pelindung Garis Pantai

Terumbu karang melindungi 150.000km garis pantai di lebih dari 100 negara/wilayah, yang membantu melindungi dari badai dan erosi.

#HiloGreenAction: Revive the Reef

merupakan bentuk kepedulian HiLo terhadap ekosistem perairan Indonesia. HiLo bekerjasama dengan WWF Indonesia ingin mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi dalam usaha melestarikan terumbu karang.

Program ini akan dilakukan di Taman Nasional Ujung Kulon yang telah ditetapkan oleh UNESCO menjadi World Heritage Site.

Setiap pembelian susu HiLo akan menyumbangkan terumbu karang yang akan ditanam di Ujung Kulon. Di tahun 2016, HiLo menargetkan menanam Terumbu Karang sebanyak 12.500 koloni.

Pengumpulan terumbu karang dilakukan sampai pada tanggal 31 Mei 2016. Hasil pengumpulan terumbu karang akan ditanam bertepatan dengan hari konservasi alam Internasional pada tanggal 28 Juli 2016.

Menanam terumbu karang di Hari Konservasi Alam Internasional bersama HiLo

Hai HiLovers, Siapa disini yang suka diving? Pasti tahu dong salah satu tempat tinggal para ikan-ikan di laut? Yup! terumbu karang. #DoYouKnow Menurut data dari WWF Indonesia, terumbu karang merupakan rumah bagi 25% ikan-ikan di bawah laut, termasuk 3000 jenis ikan di laut. Tak hanya itu, ternyata terumbu karang juga bermanfaat bagi manusia, seperti sebagai sumber ekonomi dan pangan, pelindung garis pantai, hingga pesonanya menjadi daya tarik wisata bagi pelancong dalam negeri maupun luar negeri. Keren kan! Sayangnya, tau gak sih kalau lebih dari 2/3 terumbu karang di Indonesia berada dalam kondisi rusak dan terancam punah akibat sampah, pembangunan pemukiman, dan bom untuk menangkap ikan. Sedih yah..

Sebagai brand yang punya concern tinggi terhadap lingkungan , HiLo, mengajak partisipasi masyarakat untuk terlibat melakukan aksi nyata melalui program HiLo Green Action : Revive The Reef, berkolaborasi dengan WWF Indonesia. Program ini juga menggandeng artis cantik, Nadine Chandrawinata, sebagai Brand Ambassador Revive The Reef.

Bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Internasional, tanggal 28 Juli kemarin, HiLo melibatkan berbagai pihak mulai dari, teman-teman media, komunitas hijau seperti HiLo Green Community dan Sea Soldiers, dan bahkan konsumen, untuk ikut melakukan penanaman berbagai jenis terumbu karang di Perairan Pulau Badul, Taman Nasional Ujung Kulon.

Menariknya nih, terumbu karang yang ditanam di sana adalah hasil partisipasi konsumen HiLo yang sudah membeli produk HiLo dengan kemasan khusus Revive The Reef selama periode Januari – Mei 2016. Total terumbu karang yang terkumpul dari penyisihan penjualan tersebut mencapai 12.500 koloni. Luar Biasa! Kebayang dong dalam beberapa tahun ke depan, perairan Pulau Badul akan ditumbuhi berbagai terumbu karang yang pastinya bikin alam bawah lautnya makin cantik.

Oh iya, kita juga bisa lho merawat dan menjaga ekosistem yang ada di laut dengan cara-cara sederhana. Misalnya dengan tidak menginjak terumbu karang, tidak membuang sampah sembarangan, dan mengkonsumsi seafood secara bijak selain sehat juga pasti lebih enak.

Semoga program ini mampu menginspirasi kita semua untuk lebih peduli melestarikan bumi kita tercinta ya! Kalau bukan kita, siapa lagi?

Gallery