Bulan puasa adalah bulan suci yang ditunggu – tunggu umat Muslim untuk lebih mendekatkan diri dengan Allah SWT. Wajar jika setiap umat Muslim ingin ibadah puasanya maksimal karena kesempatan ini hanya datang satu kali dalam setahun. Kesehatan adalah salah satu modal utama untuk lancarnya ibadah puasa. Jangan lewatkan tips – tips berikut ini agar tubuh kita tetap sehat selama berpuasa, bahkan semakin sehat.

 

Print

 

Perubahan yang Terjadi selama Puasa
Selama berpuasa terjadi perubahan fisiologis tubuh akibat perubahan jam makan kita. Perubahan tersebut dapat berefek baik bagi tubuh jika kita merencanakan pola makan dengan baik selama puasa. Yang paling utama adalah pengaturan waktu makan. Makan sahur mendekati imsak dan segera berbuka ketika masuk waktu magrib sesuai anjuran Nabi Muhammad SAW sangat disarankan agar perut tidak menjadi semakin lama kosong. Saat berpuasa, tidak ada asupan apapun ke dalam tubuh selama 14 jam sehingga energi dalam tubuh didapat dari hasil pemecahan cadangan energi yang disimpan dalam tubuh yang berasal dari karbohidrat, protein, maupun lemak. Penting untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka agar kita tidak kehabisan cadangan energi.

 

Agar Tetap Bugar Selama Berpuasa…
Untuk memastikan kita kuat dan tetap bugar selama berpuasa, pastikan kita melakukan pola hidup AB2C :

  • Be (A)ctive. Berbagai penelitian telah membuktikan aktifitas fisik yang cukup akan meningkatkan kebugaran tubuh. Isi waktu dengan kegiatan positif daripada sekedar tidur seharian di rumah. Hati-hati dalam memilih olahraga selama puasa. Olahraga yang terlalu berat dapat menyebabkan pengeluaran keringat terlalu banyak yang menyebabkan tubuh kekurangan cairan saat puasa (dehidrasi).
  • Pastikan menu sahur dan berbuka adalah menu (B)ergizi seimbang. Ini adalah kunci utama tetap sehat dan bugar selama menjalankan ibadah puasa. Pertama, konsumsi sumber karbohidrat saat sahur dan berbuka karena karbohidrat adalah sumber energi utama tubuh selama puasa. Utamakan konsumsi karbohidrat kompleks saat makan besar seperti roti gandum utuh atau nasi beras merah karena dicerna lebih perlahan sehingga memberi energi lebih lama saat puasa. Makanan/minuman manis dalam jumlah secukupnya seperti 2-3 butir kurma dapat dilakukan pada  awal berbuka puasa. Tujuannya, untuk mengembalikan cadangan karbohidrat dengan cepat. Jika kehabisan cadangan karbohidrat, tubuh akan mulai menggunakan proteinsebagai sumber energi.  Cadangan protein diambil dari otot sehingga kita lebih berisiko kehilangan massa otot. Oleh karena itu, pastikan kebutuhan protein dalam tubuh juga tercukupi. Salah satu sumber kaya protein adalah susu. Susu merupakan salah satu minuman favorit Nabi Muhammad SAW. Susu boleh dikonsumsi saat sahur, berbuka, ataupun keduanya.Jangan lupa untuk memasukkan sayur dan buah dalam daftar menu makanan sahur dan berbuka agar tubuh tidak kekurangan vitamin dan mineral selama puasa.Tapi ingat, buka puasa bukan berarti makan jadi menggila kan? Hati-hati dengan lonjakan berat badanmu secara mendadak karena pola makan yang berlebihan.
  • (C)ukup istirahat, dan
  • (C)ukup minum air putih

 

Semoga dengan menjalankan AB2C di atas ibadah puasa selama satu bulan besok menjadi lebih maksimal. Selamat berpuasa!